10 Teknik Sederhana Mengurangi Stress



Anda Stress?? Inilah 10 Teknik Sederhana Mengurangi Stress

By: dr. Marfuatus S.

stressKondisi Ekonomi yang menjepit terkadang membuat kita tertekan dalam keadaan stress yang luar biasa. Jika Anda punya gaya hidup yang sangat sibuk bahkan sering melupakan waktu untuk diri anda sendiri atau bahkan keluarga Anda, maka ada baiknya Anda mencoba teknik di bawah ini.

Melalui berbagai penelitian, para ahli mengatakan teknik relaksasi dapat membawa Anda kembali ke dalam keseimbangan, relaksasi bisa dilakukan dengan hanya beberapa di lima menit atau kurang dalam sehari.

Aktivitas yang begitu sibuknya, Anak-anak butuh tumpangan ke sekolah, suami Anda tidak dapat menemukan celana pendek, atasan Anda baru saja menjadwalkan pertemuan online, dan teman terbaik Anda sangat membutuhkan bantuan Anda semuanya pada waktu yang sama. Apa yang ada dalam pikiran Anda? Pusing bahkan strees akan merasuk dalam diri Anda.

Beratkan jika anda meluangkan waktu untuk rileks untuk melepaskan semua beban hidup tersebut?. Atau Apakah mengherankan bahwa Anda tidak dapat menemukan satu menit untuk relaksasi? Bahkan, jika Anda seperti kebanyakan wanita, Anda mungkin lupa bagaimana untuk bersantai.

Padahal, di lain pihak para ahli mengatakan bahwa beberapa stres yang baik untuk anda dapat mempertajam indra Anda dan pikiran Anda.  Terlalu banyak tekanan atas stres sanagat buruk bagi kesehatan mental dan fisik Anda. Pada saat yang sama, relaksasi dapat melakukan keajaiban untuk mengembalikan keseimbangan dalam hidup Anda, dan mungkin bahkan mengurangi beberapa risiko kesehatan yang berhubungan dengan stres.

…Terlalu banyak tekanan atas stres sanagat buruk bagi kesehatan mental dan fisik Anda. Pada saat yang sama, relaksasi dapat melakukan keajaiban untuk mengembalikan keseimbangan hidup…

Di bawah ini kita akan berbicara dengan para pakar untuk mempelajari lebih lanjut tentang relaksasi, dan bagaimana untuk mencapai itu. Berikut adalah 10 teknik Sederhana yang dapat digunakan – setiap saat dan hampir di mana saja – untuk mengurangi ketegangan dalam hidup Anda.

1. Buang Pikir Anda Sejenak dan Gerakkan Tubuh Anda

Jika Anda berpikir relaksasi berarti memutar tubuh Anda ke posisi yang tidak nyaman dan mengucapkan “ooh” dan “OMMS” selama satu jam, maka disitulah ketidaknyamanan akan menjadi nyaman karena ketegangan otot menjadi terlepas dan begitulah anda ulangi sesuka anda. “Setiap tindakan yang berulang-ulang dapat menjadi sumber relaksasi”, kata Herbert Benson, MD, penulis buku The Relaxation Response anddirector emeritus, Benson-Henry Institute for Mind Body Medicine di Chestnut Hill, Massachusetts.

Cara ini termasuk didalamnya berjalan, berenang, melukis, merajut – aktivitas apapun yang menarik perhatian Anda akan tetap tenang pada saat ini.

Ketika Anda mendapatkan diri Anda berpikir tentang pekerjaan Anda, atau yang membuat anda strees maka, para ahli mengatakan untuk melepaskan pikiran sejenak atau melarikan diri dari berbagai pikiran yang menjerat Anda, dan membawa kembali pikiran Anda pengulangan kegiatan. Cobalah untuk hanya 5 sampai 10 menit per hari dan menonton tingkat stres turun.

2. Bayangkan Diri Anda dalam Keadaan Paling Rileks

Jika Anda stress Cobalah menciptakan visualisasi yang damai, atau “dreamscape.” Untuk memulai, cukup memvisualisasikan sesuatu yang membuat pikiran Anda jauh dari ketegangan saat itu. Anda bisa membayangkan berada di tempat liburan favorit, sebuah pulau fantasi yang menurut anda paling indah atau sesuatu yang “dapat disentuh,” suka merasakan jubah sutra favorit Anda atau sweater yang nyaman.

Idenya adalah untuk mengambil pikiran Anda dari stres Anda, dan menggantinya dengan gambar yang membangkitkan rasa tenang. Yang lebih realistis lamunan Anda – dalam hal warna, pemandangan, suara, bahkan sentuhan dan merasa – lebih banyak Anda akan mengalami relaksasi.

3. Ambil Nafas Sedalam Mungkin

Stres dapat membangkitkan ketegangan dan napas pendek, sementara tenang dikaitkan dengan santai pernapasan, kata Michael Lee, penulis Stres Menuju Nyaman di Vermont. Jadi, untuk mengubah ketegangan dalam relaksasi, katanya, mengubah cara Anda bernapas.

Coba ini: Biarkan keluar napas besar, menjatuhkan/kempeskan dada, dan mengeluarkan napas melalui bibir dengan lembut, kata Joan Borysenko, PhD, direktur Harvard’s Mind-Body Klinis Program. Sekarang bayangkan perut Anda yang rendah, atau pusat, sebagai dalam, tempat yang kuat. Rasakan napas Anda yang datang dan pergi seperti pikiran Anda tetap terfokus di sana.

Tarik napas, merasa seluruh perut, sisi dan punggung bawah mengembang. Buang napas, mendesah lagi ketika Anda menurunkan dada, dan perasaan perut, belakang dan samping kontrak. Ulangi 10 kali, santai lebih lengkap setiap kali.

4. Lihatlah Lingkungan Sekitar Anda

“Mindfulness adalah saat ini dan mulai dari sekarang pendekatan hidup yang membuat kehidupan sehari-hari lebih kaya dan lebih bermakna,” kata Claire Michaels Wheeler, MD, PhD, penulis dari 10 Wikipedia Solusi untuk Stres. Ini kehidupan mendekati seperti anak kecil, tanpa penilaian pada apa yang terjadi. Mindfulness berarti berfokus pada satu kegiatan pada satu waktu, jadi lupa multi-tasking! Tinggal di masa kini-tegang dapat membantu mempromosikan relaksasi dan memberikan penyangga terhadap kegelisahan dan depresi.

Praktek itu dengan berfokus pada lingkungan terdekat Anda. Jika Anda di luar ruangan, menikmati bentuk dan warna bunga, mendengar panggilan burung atau mempertimbangkan sebuah pohon. Di mall, melihat rincian gaun di lemari atau jendela, memeriksa perhiasan dan fokus pada bagaimana itu dibuat, atau jendela-toko untuk perabotan, memeriksa setiap detail pola dan gaya. Selama Anda dapat menjaga pikiran Anda terfokus pada sesuatu di masa kini, stres akan menghilang dalam diri Anda.

5. Minumlah Teh Panas

Jika Anda seorang penggila minum kopi maka pertimbangkanlah kesehatan diri anda. Kopi meningkatkan kadar hormon stres yang terkenal, kortisol, sedangkan teh hijau menawarkan kesehatan dan kecantikan, kata Nicholas Perricone, MD, penulis dari 7 rahasia untuk Kecantikan, Kesehatan, dan Panjang Umur.

Teh chamomile adalah teh favorit dan tradisional untuk menenangkan pikiran dan mengurangi stress. Dan teh hitam dapat menjadikan stres turun sangat drastis. Para peneliti dari University College London melaporkan. Peserta yang minum teh hitam biasa ditampilkan tingkat kortisol lebih rendah, dan melaporkan merasa lebih tenang selama enam minggu situasi penuh tekanan daripada mereka yang minum plasebo dengan jumlah yang sama kafein.

6. Tampilkan Beberapa Wujud Kasih Sayang Anda

Menginduksi respons relaksasi dengan memeluk buah hati anda, binatang peliharaan Anda, memberikan pelukan yang tak terduga kepada seorang teman atau anggota keluarga, bercanda, bersua dengan pasangan Anda, atau berbicara dengan seorang teman tentang hal-hal baik dalam hidup Anda, kata psikolog Deborah Rozman, PhD, co-penulis Transforming stres. Bila Anda melakukannya, Anda akan mengurangi tingkat stres Anda.

Mengapa? Para ahli mengatakan interaksi sosial membantu otak Anda berpikir lebih baik, dengan melakukan hal ini akan mendorong Anda untuk melihat solusi baru terhadap situasi yang dulu tampaknya tidak mungkin, katanya. Penelitian juga menunjukkan bahwa kontak fisik – seperti membelai buah hati, pasangan atau kucing Anda mungkin benar-benar membantu menurunkan tekanan darah dan penurunan hormon stres.

7. Cobalah untuk Memijat Diri Sendiri Senyaman Mungkin

Ketika otot Anda tegang dan Anda tidak punya waktu untuk pergi ke tukang pijat, cobalah cara sederhana ini! teknik memijat diri sendiri dari Darrin Zeer, penulis Lover’s Message. Tenanglah dan baringkan tubuh anda ke lantai rumah anda.

    * Tempatkan kedua tangan pada bahu dan leher.
    * Remas dengan jari-jari dan telapak tangan.
    * Gosokkan keras dan bahu tetap rileks.
    * Kedua telapak tangan Anda saling memegang lengan lainnya.
    * Remas otot dengan ibu jari dan jari.   

    * Pindah ke atas dan ke bawah dari siku Anda ke ujung jari dan ulangi
    * Ulangi dengan lengan lain.

8. Istirahatkan Tubuh Anda

Meski pekerjaan sangat menumpuk tetapi tubuh Orang dewasa juga memerlukan istirahat. Jadi, ketika Anda merasakan emosi Anda akan segera meletus, Jeff Brantley, MD, menyarankan mencari tempat yang tenang untuk duduk atau berbaring dan meletakkan situasi penuh tekanan ditahan. Ambil beberapa napas dalam-dalam dan berkonsentrasi pada melepaskan ketegangan dan menenangkan detak jantung Anda. Menenangkan pikiran dan ingat: Waktu adalah selalu di sisi Anda, jadi santai. Stres bisa menunggu.

9. Cobalah untuk Mendengar Suara yang lembut dan soft

Musik dan suara yang merdu dapat menenangkan detak jantung dan menenangkan jiwa, para ahli mengatakan. Jadi, ketika keadaan menjadi penat atau stress, maka mengambil jalan memutar musik, nasyid  atau bahkan murottal akan menghilangkan stress karena menyelaraskan detak jantung Anda dengan tempo lambat lagu santai. Dan Anda mungkin ingin membuat lagu klasik.

Penelitian menunjukkan bahwa 30 menit mendengarkan musik klasik dapat menghasilkan efek menenangkan setara dengan mengambil 10 mg Valium/obat penenang.

10. Mengambil Sikap Diam dan Tenang Sejenak

Tiga puluh detik adalah waktu yang cukup untuk menggeser irama jantung Anda dari stres untuk rileks, kata Ahli Kesehatan. Cara untuk melakukannya: Libatkan hati dan pikiran Anda dalam berpikir positif. Mulailah dengan membayangkan sesuatu yang memicu perasaan positif – visi anak Anda atau pasangan, gambaran Buah Hati atau hewan peliharaan Anda, perhiasan besar Anda, kenang-kenangan dari liburan-apa pun itu, menyulap atas pikiran akan membantu memperlambat pernapasan, rilekskan otot-otot tegang dan memasang senyum di wajah Anda.

Rozman mengatakan bahwa menciptakan sikap emosional yang positif juga bisa tenang dan stabil irama jantung Anda, berkontribusi terhadap perasaan relaksasi dan kedamaian. [MDw/voa-islam.com]

Beberapa Masalah Keuangan Yang Melanggar Syariat


Beberapa Masalah Keuangan Yang Melanggar Syariat

Beberapa Masalah Keuangan Yang Melanggar Syariat

Muncul masalah penting yang menjadi sebuah fenomena, yaitu; sebagian kaum muslimin, saat melakukan mu’amalah dengan saudaranya sesama muslim, ia kurang menjaga komitmen terhadap aturan-aturan syari’at, karena terpengaruh oleh semangat berukhuwah yang menggelora.

Memang semangat ukhuwah adalah sebuah keharusan dan tun-tutan. Ia adalah nikmat Allah سبحانه وتعلى yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki dari hamba-hambaNya yang shaleh. Akan tetapi semangat yang menggelora itu tidak boleh mengalahkan aturan-aturan syari’at, sehingga menyebabkan mu’amalah menjadi haram.

Pada kenyataannya, mu’amalah-mu’amalah yang terjadi antar sesama ikhwah (saudara) telah terkotori oleh berbagai pelanggaran syari’at. Dan diantaranya adalah:

Tidak mencatat hutang dan pinjaman

Seorang muslim meminjamkan sejumlah harta kepada saudaranya sampai batas tertentu yang disepakati tanpa mencatatnya. Ia mengira bahwa permintaan untuk mencatat bertolak belakang atau mengurangi tingkat ukhuwah.

Padahal Alloh سبحانه وتعلى telah mewajibkan kita untuk mencatat utang. Alloh سبحانه وتعلى berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya…” (QS: Al-Baqarah: 282).

Tidak dicatatnya utang akan berdampak kepada hilangnya banyak hak, sebab umur manusia ada di tangan Alloh. Selain itu juga dapat memunculkan kecurigaan dan keraguan serta rusaknya jalinan ukhuwah saat terjadi kelupaan, kesalahan, atau perubahan jiwa.

Memanfaatkan rasa malu dan rasa tidak enak

Seorang saudara memperlambat pembayaran atau penunaian hak-hak yang menjadi tanggungan-nya, padahal ia mampu. Dalam hal ini ia mengeksploitasi rasa malu dan rasa tidak enak saudaranya.

Ini merupakan pelanggaran syari’at Alloh سبحانه وتعلى. Karena Rasululloh صلى الله عليه وسلّم telah men-jelaskan dengan sabdanya:

مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ رواه الجماعة

“Penundaan seorang yang mampu adalah kezhaliman.” (HR: Jama’ah).

Orang mampu, yang memperlambat penunaian hak yang menjadi kewajibannya haruslah dihukum. Dasarnya adalah hadits Rasululloh صلى الله عليه وسلم:
لَيُّ الْوَاجِ يُحِلُّ عِرْضَهُ وَعُقُوْبَتَهُ رواه البخاري معلقا ووصله أحمد وإسحاق وأبو داود والنسائي وإسناده حسن

“Penundaan orang yang sudah berpunya (mampu membayar) menghalalkan harga dirinya dan menghalalkan penimpaan hukuman padanya.” (HR: Bukhari secara mu’allaq dan di-maushul-kan oleh Ahmad, Ishaq, Abu Dawud dan An-Nasa’i dan berkata Syaikh Al Albani sanadnya hasan).

Oleh karena itu, seorang muslim tidak boleh memanfaatkan perasaan malu saudaranya dan rasa tidak enaknya, lalu ia mengambil sesuatu darinya yang ia tidak berhak atasnya, atau ia memperlambat diri dalam membayar hak-hak yang menjadi tanggungannya kepada saudara-saudaranya, padahal ia mampu.

Justru ukhuwah yang jujur seharusnya mendorongnya untuk menjaga harta saudaranya, dan ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya.

Tidak menghitung saat menerima harta atau uang dari orang lain

Sering sekali seorang akh sembrono dalam masalah menghitung harta atau uang saat menerima dari saudaranya, ia berprasangka bahwa hal ini akan mem-engaruhi hubungan persaudaraan, atau akan menyinggung kejujuran dan amanah.

Saat seorang muslim menghitung hartanya di kemudian hari, ternyata jumlahnya kurang atau lebih, ia kembali kepada saudaranya dan memberitahukannya tentang kekurangan atau kelebihan ini. Nah, di sana ada banyak kemungkinan bagi munculnya kecurigaan. Hal ini sering sekali menyinggung rasa persaudaraan. Saat seorang muslim menerima harta dari muslim lainnya, hitunglah terlebih dahulu di hadapannya. Dengan cara demikian, ia tetap menjaga semangat ukhuwah di antara keduanya.
Memberikan rekomendasi kerja atas dasar perasaan

Seorang muslim memberikan rekomendasi kerja kepada saudaranya bertolak pada perasaan dan bukan atas dasar kecakapan. Maka dampak-dampak yang dapat ditimbulkannya adalah kualitas pelaksanaan menurun, produktifitas melemah dan kesulitan mencari jalan keluar darinya (memecatnya) karena takut menyinggung rasa ukhuwah dan cinta kasih karena Alloh.

Dalam hal ini terdapat pelanggaran syari’at Alloh, dimana amanah dalam memberikan rekomendasi hendaklah didasarkan pada nilai-nilai iman dan akhlak serta nilai-nilai kecakapan teknis. Alloh سبحانه وتعلى telah memerintahkan kepada kita agar seharusnya seleksi dan rekomendasi itu didasarkan pada Al-Qiyam (nilai, prestasi), al-quwwah (kekuatan, khususnya ilmu pengetahuan, dan kafaah (kecakapan).

Landasan hal ini adalah firman Alloh سبحانه وتعلى artinya: “Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercaya pada sisi kami”. Berkata Yusuf: “Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.” (QS: Yusuf: 54-55).

Dan firman Alloh سبحانه وتعلى, artinya: “Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya.” (QS: Al-Qashash: 26).

Berkenaan dengan ini Rasululloh سبحانه وتعلى bersabda:
مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِينَ شَيْئًا فَأَمَّرَ عَلَـيْهِمْ أَحَدًا مُحَابَاةً فَعَلـَيْهِ لَعْـنَةُ اللهِ لاَ يَقْـبَـلُ اللهُ مِنْهُ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً حَـتَّى يُدْخِلَهُ جَـهَـنَّمَ رواه أحمد والحاكم وقال: هذا حديث صحيح الإسناد

“Siapa yang menjadi penguasa atas suatu urusan kaum muslimin, lalu ia mengangkat seseorang menjadi penguasa (pegawai) atas mereka berdasarkan kolusi atau nepotisme, maka atasnya laknat Allah, Allah سبحانه وتعلى tidak menerima darinya pertukaran (imbalan) atau ganti sehingga Dia memasukkannya ke dalam Neraka.” (HR: Ahmad dan al-Hakim, ia berkata “Isnadnya shohih”).

Inilah beberapa contoh yang menjelaskan adanya pemahaman yang keliru dalam pemahaman syari’at Islam di bidang mu’amalah yang berkenaan dengan harta.

Apabila komitmen dengan aturan-aturan syari’at telah dilakukan maka akan muncul berbagai fenomena ukhuwah antar sesama kaum muslimin dalam praktek-praktek mu’amalah maliyah (yang berkaitan dengan harta), seperti:
1. Tidak akan bermu’amalah dengan musuh-musuh Islam

Seorang muslim akan mengutamakan bermu’amalah dengan saudaranya sesama muslim secara haq dan adil. Sebab pada yang demikian itu terdapat i’anah (membantu) dan taqwiyah (penguatan) kepadanya. Hal ini juga menjadi penyebab tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha mereka dalam menghadapi persaingan keras, lebih-lebih lagi dari musuh-musuh Islam dengan segala perbedaan manhaj dan bentuk mereka.

Tentunya ini tidak berarti bahwa syari’at Islam mengharamkan bermu’amalah dengan non muslim, selama hubungan kita dengan mereka normal-normal saja, atau istilah fiqihnya mereka bukan kafir harbi. Akan tetapi di sana ada prioritas.

2. Tasamuh (toleran) dalam bermu’amalah

Seorang muslim harus toleran dalam bermu’amalah terhadap saudaranya dalam bermu’amalah dan melaksanakan haknya, agar bisa menyuguhkan kepada orang banyak contoh yang menunjukkan bagaimana mu’amalah-mu’amalah Islam itu. Dengan ini kita telah melaksanakan wasiat Rasululloh صلى الله عليه وسلم yang bersabda:
رَحِمَ اللهُ رَجُلاً سَمْحًا إِذَا بَاعَ وَإِذَا اشْتَرَى وَإِذَا اقْتَضَى رواه البخاري
“Semoga Alloh سبحانه وتعلى merahmati seorang lelaki yang mudah (toleran) jika menjual, membeli dan menagih).” (HR. Bukhari).

Beliau juga bersabda:
إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنَكُمْ قَضَاءً رواه والبخاري ومسلم
“Orang-orang pilihan (baik) di antara kamu adalah orang-orang yang paling baik saat membayar utang.” (HR: Bukhari Muslim).

3. Memberi kemudahan kepada orang yang kesulitan

Seorang akh (saudara) muslim hendaknya toleran kepada saudaranya saat membayar (utang, tanggungan dan sebagainya) jika dia kesusahan atau kesulitan.
Dasarnya adalah firman Alloh سبحانه وتعلى, artinya: “Dan jika (orang berutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (QS: Al Baqarah: 280).

Rasululloh صلى الله عليه وسلّم telah berwasiat demikian saat bersabda, artinya: “Siapa yang memberi tenggang waktu kepada orang yang kesulitan atau kesusahan atau memutihkannya sama sekali, maka Allah سبحانه وتعلى akan menaunginya pada hari kiamat di bawah naungan ‘arsy-Nya pada hari yang tidak ada naungan selain naunganNya.” (HR. At-Tirmidzi).
4. Memberi murah (diskon) dan qana’ah (puas) dengan sedikit keuntungan
Janganlah seorang muslim memanfaatkan hajat saudaranya kepada suatu barang atau sesuatu hal. Justru ia harus memberi kemurahan (diskon) kepadanya saat dia membutuhkannya. Ia harus qana’ah dan ridha dengan apa yang Allah berikan untuknya, sebab qana’ah adalah gudang yang tidak ada habisnya. Rasululloh سبحانه وتعلى telah bersabda:
قدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا آتَاهُ رواه مسلم

“Telah beruntung orang yang masuk Islam dan diberi rizki secukupnya dan Alloh سبحانه وتعلى memberikan sifat qana’ah atas apa yang Dia berikan kepada-nya.” (HR: Muslim).
Semoga Alloh سبحانه وتعلى senantiasa melim-pahkan hidayah dan inayahNya kepada kita. (Al Fikrah)[Abu Ubaidillah]

(Sumber Rujukan: Al Iltizam bi adh-Dhawabith asy-Syar’iyyah fi al Mu’amalat al Maliyyah Karya Dr. Husain syahhatah)

Rahasia Memulai Bisnis Tanpa Modal


Menjadi pertanyaan, mungkinkah memulai bisnis tanpa modal? Mungkin saja! Anda hanya perlu rahasianya. Sudah banyak orang sukses berbisnis tanpa modal berupa cash money yang besar. Sebut saja Purdi E. Chandra dengan jaringan Primagamanya. Purdi hanya mengandalkan kemampuan melobinya, sekaligus kecerdikan untuk memulai usaha. Anda pun bisa melakukannya!

Rahasia #1: Lakukan bisnis jasa

Saat mencari ide usaha, Anda dapat memilih: menjual barang atau jasa. Menjual barang memerlukan banyak modal. Anda perlu membeli barang lebih dulu dan kemudian dijual kembali. Contohnya pada bisnis ritel, membuat toko kelontong, grosiran sembako. Atau memproduksi barang dulu baru lalu menjualnya, seperti usaha roti, konveksi garmen. Belum lagi kalau barang tidak laku. Berapa modal yang tak kembali? Berbeda dengan bisnis jasa. Anda benar-benar bisa memulai dari modal dengkul. Bisnis ini tidak membuat Anda mengeluarkan banyak biaya! Contohnya Purdi, dengan memulai bisnis bimbingan belajar. Bermula dari 2 siswa dan menempati salah satu ruang rumah kontrakannya, siapa mengira kalau bisnis ini bisa berkembang menggurita.

Rahasia #2: Hemat Biaya

Anda tidak ingin menghabiskan banyak uang, bukan? Karena itu, jaga agar pengeluaran Anda sedikit. Cara terbaik untuk menjaga overhead tetap rendah adalah memulai bisnis dari rumah. Anda bisa menghemat biaya untuk sewa kantor, membayar resepsionis, membayar pajak, izin usaha, dan lain-lain. Jangan berasumsi kalau bisnis rumahan hanya kacangan. Banyak bisnis raksasa dimulai dari rumah: Amazon.com, Microsoft, Xeroc, The Body Shop, Martha Tilaar.

Rahasia #3: Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang

Anda mungkin sudah bekerja sebagai karyawan, saat memutuskan untuk berwirausaha. Mundur dari pekerjaan saat mengawali usaha dari nol mungkin kurang bijaksana. Anda kehilangan sumber penghasilan, sementara usaha Anda belum memberikan hasil yang nyata. Karena itu, pertahankan pekerjaan sembari Anda memulai usaha, Mulailah bisnis paruh waktu. Bila kemudian usaha Anda tampak berkembang, Anda boleh melepaskan pekerjaan sebagai karyawan.

Rahasia #4: Lihat kebutuhan pasar

Ini adalah aturan utama bisnis. Anda harus menawarkan jasa yang dibutuhkan oleh banyak orang dan mereka bersedia membayarnya. Membuat usaha jasa memotong rumput dan pohon, bagus, tetapi jika Anda berada di tengah kota di mana banyak rumah tanpa halaman, siapa yang akan memakai jasa Anda? Karena itu, lakukan riset pasar. Saat ini ada banyak usaha jasa yang bisa dilakukan. Anda suka menulis? Buka jasa penulisan entah biografi, web content, ghostwriter, company profile, dan sebagainya. Suka menggambar dan desain? Bikin jasa desain iklan, website, cover buku, atau ilustrator. Bahkan suka omong pun bisa dijadikan ladang usaha. Jadi presenter, misalnya. Yang jelas, pastikan ada konsumen yang membutuhkan jasa Anda.

Anda telah mengetahui rahasianya. Jika Anda melakukannya, peluang sukses Anda akan jauh lebih besar. Selamat berusaha!

Oleh: Dessy Danarti

Penulis buku “Dari Hobi menjadi Hoki” (Penerbit Andi, 2005)

Sumber: http://www.beritanet.com

Hari Ini Sempurna


Hari Ini Sempurna

Suasana tahun baru masih belum lagi hilang. Barangkali diantara anda sudah membuat daftar-daftar apa yang akan anda lakukan dan raih di sepangjang tahun 2009 ini.

Sudah umum bagi kita, disetiap pergantian tahun, atau pada saat marayakan ulang tahun sendiri atau pada saat merayakan hari-hari besar lainnya kita selalu berharap bahwa hari esok akan menjadi lebih baik dari hari ini. Sebuah harapan yang tidak salah.

Namun sebenarnya dengan selalu berorientasi pada hari esok atau bahkan mengenang-mengenang hari-hari yang telah lewat, kita telah mengabaikan sebuah hari yang sangat penting, hari yang benar-benar sedang kita miliki untuk jalani, yaitu HARI INI!

Saat ini, yang dalam bahasa inggris disebut dengan “present” yang berarti “hadiah” adalah satu-satunya hari yang kita miliki.
Kemarin adalah kenangan, apapun yang terjadi pada saat itu, tidak bisa kita ubah lagi. Jika memang ada yang ingin kita perbaiki, maka kita perbaiki di hari ini.
Hari esok masihlah mimpi. Jika ada hal-hal yang ingin dicapai di hari esok, maka ia juga dipersiapkan di hari ini.

Saat ini, seperti saat-saat lainnya adalah saat yang sangat baik, jika kita tahu apa yang akan kita lakukan dengannya, alih-alih memusingkan masa lalu dan masa depan yang masih misteri.

Ketika kita mulai menganggap hari ini penting; melihat peluang dan melakukan yang terbaik, menciptakan sukses-sukses kecil pada hari ini,
Iklas dengan apa-apa yang telah kita terima baik itu terhadap hal yang kita sukai ataupun tidak, mensyukuri terhadap hal-hal baik yang kita terima dan hal-hal buruk yang tidak menimpa kita. Maka kita bisa melihat dan rasakan, bahwa hari ini sungguh sempurna.

Dengan tidak menghakimi masa lalu yang telah kita jalani dan mengkhwatirkan masa depan, kita mulai menerima diri kita dengan apa adanya. Energi barupun muncul untuk melakukan hal-hal yang terbaik dan maksimal yang bisa kita lakukan pada saat ini. Menjalani hari-hari dengan cara seperti ini, dengan sendirinya kita sedang menciptakan masa depan yang baik.

Ada begitu banyak hal yang bisa kita lakukan disaat ini, dengan begitu banyak pilihan. Dengan menganggap setiap hari adalah hari yang sempurna, kita menjadi orang yang sangat ingin tahu dan menikmati porses dalam menemukan hal-hal yang patut kita syukuri dan terhadap sukses-sukses kecil yang kita ciptakan dan diciptakan kehidupan dalam hidup kita.

Kita mulai meraih mimpi dengan menjadi selaras dan mencintai saat ini. Hari ini adalah jalan yang terbaik untuk masa depan yang lebih baik. Menikmati proses menuju mimpi masa depan dengan melihat saat ini sebagai peluang untuk terus belajar dan bertumbuh untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi. Dengan demikian kita berhenti mengeluh dan mencari-cari kesalahan, toh semua itu juga karena pikiran dan tindakan kita sendiri.

Kita mesti yakin bahwa hari ini sempurna, karena kita menikmatinya dengan cara kita masing-masing yang kita yakini kesempurnaannya.
Lihatlah diri kita menjadi bagian dari skenerio besar alam semesta untuk menjadikan bumi ini menjadi tempat tinggal yang lebih baik.

Hari ini berharga dan sempurna, ia menjadi jendela ke masa lalu dan menjernihkan pelajaran yang disodorkannya dan menikmati hari ini dengan melakukan hal-hal yang terbaik dan optimal, maka masa depan menjadi kurang misterius.

Tindakan apa yang dapat anda lakukan sekarang juga untuk menjadikan hari ini semakin sempurna?

Disalin dari : eCerdas Technology

Keuangan Syariah dan Konsensus Baru Pembangunan Ekonomi


Dunia harus berpaling dari kesalahan fatal IMF dan Bank Dunia yang telah menjadikan pertumbuhan ekonomi ( economic growth ) sebagai mantra dalam program pengentasan kemiskinan.

Sebuah seminar menarik diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan tahunan ke-42 Dewan Gubernur Asian Development Bank (ADB) di Bali baru-baru ini.

Seminar bertajuk Toward A More Stable, Transparent and Responsible Financial System: The Role of Islamic Finance in Preventing Financial Failure and Crisis yang menghadirkan begawan ekonomi Islam DR M Umer Chapra itu menandai hadirnya keinginan kuat sejumlah ekonom untuk menghadirkan paradigma baru guna membangun pilar ekonomi yang lebih kokoh di kawasan ini.

Krisis keuangan global diyakini memberi implikasi serius bagi kawasan Asia. Menurut Asian Development Outlook (2009), pertumbuhan ekonomi negara berkembang di Asia tahun ini merosot menjadi 3,4 persen, dibandingkan pencengakibatkan lebih dari 56 ribu anak terancam kematian.

Krisis kali ini pun dipandang memiliki spektrum dan kedalaman yang lebih berat ketimbang krisis keuangan Asia 1997-1998. Krisis keuangan Asia 1997-1998 lebih disebabkan kelemahan struktur dalam sistem keuangan dan moneter di sejumlah negara.

Sedangkan krisis keuangan global saat ini berawal dari kegagalan sistem ekonomi dan keuangan di sejumlah negara maju. Macetnya subprime mortgage di AS, diikuti runtuhnya kepercayaan atas lembaga dan instrumen keuangan global, jatuhnya harga-harga saham, dan ambruknya pasar modal telah membalikkan arus modal dan kredit di Asia.

Akibatnya, pasar modal dan nilai tukar di Asia pun mengalami tekanan dan menghambat proses pembangunan sosial dan ekonomi di negara-negara Asia. Kondisi ini diperparah dengan terjadinya resesi ekonomi yang melanda Kelompok Negara G3, yaitu AS, Jepang, dan Eropa.

Pertumbuhan ekonomi yang anjlok tentu akan berdampak pada membengkaknya angka pengangguran, penurunan upah, konsumsi dan tingkat kesejahteraan keluarga di negara-negara Asia. International Labour Organization (ILO) telah memprediksi lebih dari 30 juta penduduk akan kehilangan pekerjaan akibat krisis keuangan global ini.

Tren penurunan angka kemiskinan di kawasan ini pun akan akan terganggu. Studi Hasan, Magsombol, dan Chain (2009) menunjukkan bahwa akibat krisis penduduk miskin dan hampir miskin masih akan terperangkap dalam poverty trap mencapai lebih dari 80 juta orang tahun ini dan dapat membengkak menjadi 130 juta orang pada 2010.

Tidak mengherankan bila kemudian Presiden ADB, Haruhiko Kuroda, menegaskan, diperlukan upaya restrukturisasi secara mendasar untuk membentuk paradigma baru pembangunan di Asia dalam menahan laju dampak krisis keuangan global.

Konsensus Baru
Pernyataan Kuroda itu sepertinya hendak menggarisbawahi apa yang menjadi sinyalemen Prof Jeffrey Sachs dalam tulisannya yang betajuk A New Global Consensus on Helping the Poorest of the Poor (2001). Menurut Sach, sebuah konsensus baru sepatutnya menjadi acuan untuk mewujudkan model pembangunan ekonomi di negara-negara berkembang dalam mengentaskan kemiskinan.

Ia amat percaya bahwa dunia harus berpaling dari kesalahan fatal IMF dan Bank Dunia yang telah menjadikan pertumbuhan ekonomi ( economic growth ) sebagai mantra dalam program pengentasan kemiskinan. Lebih jauh, Sach menyatakan, kunci sukses strategi pengentasan kemiskinan di tiap negara harus disusun secara komprehensif, bukan sekadar mengandalkan paket kebijakan ekonomi yang text book .

Strategi tersebut disusun dengan empat pilar penopang, yakni program reformasi ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat, penguatan kapabilitas teknologi dan program structural adjustment dengan penumbuhan industri baru.

Karenanya, upaya pencarian paradigma baru dalam pembangunan ekonomi menemukan relevansinya dalam seminar ekonomi Islam yang diselenggarakan oleh ADB dan Departemen Keuangan baru-baru ini. Dalam pandangan Islam, konsep pembangunan ekonomi merupakan konsep pembangunan ‘insan seutuhnya’ menuju puncak kehidupan yang seindah-indahnya ( fi ahsani taqwiin ).

Pembangunan yang berlandaskan proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) guna menciptakan keharmonisan kehidupan ( internal harmony ) melalui proses transformasi sosial yang menyatukan nilai-nilai moral ekonomi dan tingkat pareto potimum yang Islami.

Bukan sebaliknya, proses pembangunan yang dilandasi nilai-nilai sekulerisme yang meruntuhkan nilai-niai kemanusiaan dan meluncurkan babak kehancuran peradaban manusia ( the decay of civilization ) (Anwar Ibrahim, 1997).

Umer Chapra dalam seminar tersebut berargumen bahwa penyebab utama krisis keuangan global yang terjadi saat ini tidak lain adalah hilangnya market discipline dalam sistem keuangan kita. Kondisi inilah yang mendorong, terjadinya excessive lending , aksi spekulasi di pasar modal dan kenaikan nilai aset yang tidak terkendali.

Karenanya, saat ini menjadi momentum yang tepat bagi upaya membangun kembali arsitektur baru sistem keuangan global kita. Sejumlah pakar bersepakat bahwa keuangan syariah dinilai memiliki kemampuan meminimalisasi dampak dan frekuensi krisis keuangan dengan cara menghilangkan sejumlah kelemahan yang melekat dalam sistem keuangan konvensional.

Dengan memperkenalkan profit and loss sharing (PLS), keuangan syariah akan mendorong munculnya market discipline yang lebih kokoh karena mensyaratkan para pemilik dana untuk berbagi risiko dalam pembiayaannya. Keuangan syariah juga akan senantiasa mengaitkan ekspansi kredit dengan pertumbuhan ekonomi di sektor riil.

Namun, Chapra sedari awal memberikan catatannya untuk membangun sebuah sistem keuangan Islami yang tangguh. Pertama, sistem keuangan itu harus konsisten mewujudkan keadilan ( fairness ) bagi semua pelaku pasar. Kedua, sistem itu harus menekankan pentingnya skim pembiayaan PLS dan equity .

Ketiga, transaksi kontrak utang harus diciptakan melalui akad jual dan beli barang dan jasa di sektor riil, bukan melalui transaksi kredit secara langsung di sektor keuangan. Keempat, regulasi dan pengawasan lembaga keuangan dapat menjadi tidak memadai. Untuk itu nilai-nilai moral SDM keuangan syariah harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan market discipline sistem keuangan syariah.

Untuk membantu negara-negara di kawasan Asia menghadapi krisis keuangan global, ADB baru-baru ini menerbitkan fasilitas pinjaman baru yang diberi nama Countercyclical Support Facility (CSF) senilai tiga miliar dolar AS atau lebih dari Rp 30 triliun.

Fasilitas ini dimaksudkan untuk mendukung belanja pemerintah dalam mengembangkan permintaan pasar domestik, peningkatan produksi, penguatan program perlindungan sosial, dan fasilitas perdagangan dalam menahan laju pemutusan hubungan kerja.

Sumber: Republika
Pengirim: MHN Update: 08/05/2009 Oleh: MHN