10 Alasan Memulai Usaha Saat Resesi


10-alasan-memulai-usaha

10-alasan-memulai-usaha

Publisitas yang lebih besar. Kompetisi yang lebih sedikit. Bakat yang menunggu dikembangkan. Inilah alasan mengapa memulai usaha di resesi ekonomi bisa memberikan usaha Anda tembakan yang lebih baik.

Apakah Anda memiliki satu alasan yang bagus untuk memulai usaha saat ini?

Terlepas dari orang-orang disekitar Anda (termasuk media), ini adalah saat terbaik untuk memulai usaha. Coba menoleh kebelakang dan melihat sejarah penurunan ekonomi. Kebanyakan resesi pasca PD II rata-rata berlangsung selama 10 bulan, diikuti dengan siklus pertumbuhan yang rata-rata berlangsung selama 50 tahun.

Apa artinya untuk memulai usaha adalah tidak ada waktu yang lebih baik daripada sekarang untuk terjun dan mulai mengejar usaha impian Anda – sebagai antisipasi pertumbuhan periode berikutnya.

Berikut 10 alasan teratas mengapa Anda bisa memulai usaha sekarang

1. Semuanya lebih murah

Mari kita hadapi: Ada nilai yang sangat besar saat ini dan di pasar dunia. Ini adalah saat yang tepat untuk berbisnis di segala aspek, dari tanah dan peralatan sampai sewa ruang perkantoran, tenaga kerja dan buruh. Ketika nilai aset menurun, tidak ada waktu yang lebih baik untuk terjun ke pasar finansial atau real estate, atau alat berat dan konstruksi. Beberapa orang menunggu bertahun-tahun untuk menemukan nilai di pasar ini – dan inilah saatnya .

2. Anda bisa mempekerjakan orang yang lebih baik dan berkwalitas

Pada era dimana Microsoft melakukan perampingan, Anda bisa menemukan sumber berharga dengan nilai yang terjangkau. Ingin membuka usaha berteknologi tinggi? Ada banyak insinyur yang menunggu direkrut. Berencana membuka perusahaan jasa profesional? Ada banyak akuntan dan pengacara yang menunggu kesempatan berikutnya.

3. Orang ingin mengganti supplier

Bagi banyak perusahaan, segala sesuatu yang menyangkut perspektif biaya harus jelas. Meskipun harga Anda lebih tinggi, tapi jika Anda bisa memberikan nilai yang lebih besar, maka Anda berpeluang untuk memenangkan bisnis. Anda memiliki keuntungan dengan menjadi pendatang baru yang menunjukkan produk dan jasa Anda. Banyak perusahaan yang putus asa dalam menemukan rekanan baru dengan perusahaan baru yang berbeda, dengan cara yang berbeda, lebih baik dan lebih inovatif dalam menyampaikan produk dan jasanya.

4. Kepemilikan yang sepadan dengan insentif pajak

Kepemilikan usaha menawarkan berbagai keutungan pajak yang tidak didapatkan karyawan. Sedangkan pajak bukanlah satu-satunya alasan bagi Anda untuk terjun dalam bisnis, ada satu alasan lagi yang perlu ditambahkan dalam list “keuntungan kepemilikan usaha” Anda .

5. Keluarga atau teman tidak ingin (atau tidak bisa) menginvestasikan lebih banyak dana di pasar modal atau real estate

Ini artinya, mereka bersedia mendanai sebagian usaha baru Anda, atau ekspansi usaha yang sudah terbukti dari waktu ke waktu. Keuntungan utama adalah mereka tahu Anda dan memiliki hubungan dengan Anda – dan jika Anda memiliki business plan yang solid, yang menunjukkan angka nyata, kesempatan Anda untuk menambah modal yang dibutuhkan akan meningkat.

6. Supplier memberikan kredit yang lebih baik

Karena pasar kredit yang secara virtual tutup, alur kredit B2B membuat sirkulasi menjadi hal yang penting. Keuntungan utama adalah semua pihak memiliki lebih banyak insentif daripada sebelunya dalam menemukan situasi win-win yang memungkinkan alur kas dan stok. Saat semua orang berupaya untuk bertahan hidup, tawaran besar bisa didapatkan

7. Publikasi yang baik dengan menunjukkan Anda akan melawan tren

Media menyukai penyimpangan, dan jika Anda optimis dengan ekspansi atau menjalankan usaha sekarang, Anda berada dalam kategori tersebut. Artinya, Anda bisa menunjukkan publikasi yang bagus dengan menunjukkan pandangan “alternatif” Anda di pasar .

8. Anda bisa membeli apapun yang dibutuhkan melalui lelang

Sebagai tambahan saat segala sesuatunya mahal, Anda bisa menemukan tawaran yang bagus dari lelang, terlebih untuk alat-alat besar dan perlengkapan kantor. Lelang juga tempat yang baik untuk mendapatan barang yang jarang dipakai atau barang yang digunakan dengan hati-hati seperti perlengkapan restoran dengan harga yang bagus. Saat ini Anda bisa mendapatkan barang-barang di mobil terbuka atau sejenisnya dengan layanan antar.

9. Anda bisa mendapatkan penawaran “low money” atau “no money”

Hanya dengan menyadari adanya peluang baik yang ditawarkan pihak lain, dan mendapatkan penawaran dimana Anda bisa mendapatkan keseluruhan usaha hanya dengan mengambil alih sewa (beserta seluruh perangkatnya). Banyak pengusaha yang meninggalkan biaya, yang berarti Anda bisa bernegosiasi untuk mendapatkan penawaran win-win.

10. Anda telah kehilangan pekerjaan, dan harus melakukan sesuatu

Terkadang, keputusan usaha terbaik adalah yang didapat saat keadaan terpojok, dan insentif (serta) kebutuhan akan pendapatan biasanya mendorong seseorang untuk “keluar pagar”. Tidak ada yang salah dalam posisi ini hanya adanya kepentingan yang lebih besar untuk melakukan sesuatu yang bisa menghasilkan pendapatan secepat mungkin.

Sekarang Anda memiliki 10 alasan untuk memulai usaha saat resesi. Namun rintangan menyertai Anda bahwa ekspansi akan lebih robus daripada penurunan saat ini .

Tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai daripada saat ini, terlebih jika orang-orang disekililing Anda lebih nyaman dengan alasannya sendiri kenapa mereka tidak segera memulai usaha yang mereka impikan saat ini. Ini artinya Anda akan menghadapi persaingan yang lebih sedikit.

***

Oleh Brad Sugars
Sumber: www.entrepeneur.com

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com

7 Sumber Ide Bisnis


7 Sumber Ide Bisnis

7 sumber ide bisnis

7 sumber ide bisnis

Ide bisnis ada di sekitar Anda. Beberapa ide bisnis muncul dari analisa pasar dan kebutuhan konsumen yang sangat detil; lainya berasal dari proses pencarian yang panjang. Jika Anda tertarik memulai usaha, tapi tidak tahu produk atau jasa apa yang Anda jual, dengan mengeksplore beberapa cara ini akan membantu Anda untuk memilih.

1) Menguji ketrampilan Anda dalam mempersiapkan ide usaha

Apakah Anda memiliki bakat atau catatan yang  terbukti bisa diandalkan yang bisa menjadi dasar usaha yang menguntungkan?

Beberapa hari yang lalu, saya berbicara dengan seseorang yang mengelola jasa kebersihan di rumah sakit selama bertahun-tahun. Saat ini dia berhasil menjalankan usahanya sendiri dibidang layanan kebersihan.  Mantan penebang kayu yang saya kenal saat ini mendapatkan penghasilan sebagai seorang seniman; dia menciptakan  “chainsaw sculptures” dari kayu.

Untuk menemukan ide bisnis yang bisa dijalankan, tanyakan pada diri Anda, “Apa yang sudah saya kerjakan? Apa yang bisa saya kerjakan? Akankan orang bersedia membayar produk atau jasa saya?”

2) Mengetahui informasi terbaru dan siap mengambil peluang usaha

Jika Anda rutin membaca atau melihat berita dengan tujuan menemukan ide bisnis, Anda akan terkejut dengan banyaknya  peluang bisnis yang diciptakan oleh otak Anda. Mengetahui berita terbaru akan membantu Anda mengidentifikasi kecenderungan pasar, mode baru, berita industri – dan terkadang beberapa ide baru dalam peluang usaha.

3) Menemukan produk atau jasa baru

Kembali berpikir 30 tahun yang lalu.  Adakah permintaan software anti virus yang besar, Internet Service Provider, atau komputer desktop? Tidak! Kunci ide bisnis untuk produk atau layanan baru adalah dengan mengetahui kebutuhan pasar yang belum dipenuhi.  Kebutuhan keamanan yang meningkat, misalnya, telah mengarahkan pada ledakan produk atau jasa keamana baru, mulai dari mesin penindai mata sampai jasa keamanan rumah.

Lihat sekeliling dan tanyakan diri Anda, “Bagaimana situasi ini bisa diperbaiki?” Tanyakan pada orang lain tambahan jasa yang mereka inginkan. Fokus pada target market dan brainstorming ide layanan yang diminati kelompok.  Misalnya, orang usia lanjut yang berkebun di Amerika Utara. Produk atau jasa apa yang bisa Anda ciptakan sehingga mereka bisa berkebun lebih lama dan lebih mudah ?

4) Menambahkan nilai pada produk yang sudah ada

Perbedaan antara kayu mentah dan olahan adalah contoh yang baik untuk meletakkan produk dalam proses tambahan yang bisa menambahkan nilai, tapi proses tambahan bukanlah satu-satunya cara untuk memberikan nilai tambah. Anda bisa menambahkan servis, atau menggabungkan produk satu dengan produk yang lain. Misalnya, sebuah perkebunan lokal juga menawarkan layanan antar sayuran yang dihasilkan; dengan mengirimkan sekotak sayuran segar yang diantar kerumah pelanggan setiap minggunya.

Ide bisnis yang bagaimana yang bisa Anda kembangkan? Fokus pada produk  apa yang ingin Anda beli dan apa yang bisa Anda lakukan terhadapnya atau memberikan penambahan untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan.

Setelah Anda mengembangkan kerangka kewirausahaan dalam pikiran, Anda akan melihat bahwa menemukan ide bisnis semudah menemukan daun di pohon.

5) Investigasi pasar lainnya

Beberapa ide bisnis tidak sesuai dengan konsumsi lokal tapi sangat menarik pasar luar negeri. Kota kecil dimana saya tinggal dikelilingi oleh ladang blueberry liar. Selama bertahun-tahun tanaman tersebut menjadi sasaran makanan burung dan beruang; B.C. yang memiliki industri blueberry yang berkembang tidak meninggalkan ruang kosong untuk pasar blueberry liar. Tapi seorang pengusaha menyadari adanya permintaan yang tinggi terhadap produk tersebut seperti Jepang – dan saat ini blueberry sejenis dipanen dan dikapalkan.  Menemukan budaya lain dan mencari peluang pasar lain adalah cara yang baik untuk menemukan ide bisnis.

6) Meningkatkan produk atau jasa yang sudah ada

Anda tahu apa yang dikatakan orang lain pada orang yang mengembangkan perangkap tikus. Bisa jadi Andalah orangnya! Seorang pengusaha lokal telah menciptakan hula hoop versi terbau; lebih besar dan berat sehingga pengguna bisa mengendalikannya dengan mudah dan melakukan banyak trik. Bagaimana ide bisnis ini muncul? Menurutnya, bermain hula hoop adalah hal yang menyenangkan jika dimainkan dengan anak perempuannya.

Ada beberapa produk (atau jasa) yang tidak bisa ditingkatkan. Mulai mengelola ide bisnis dengan melihat produk atau jasa yang Anda gunakan dan brainstorming ide untuk melihat bagaimana bisa mengembangkannya.  .

7) Mengendarai “Kereta Musik”

Terkadang pasar bergejolak dengan alasan yang tidak jelas; banyak orang yang tiba-tiba “menginginkan” sesuatu, dan hasilnya, permintaan tidak bisa segera dipenuhi.  Misalnya, saat  epidemi SARS, adanya permintaan masker yang tidak ada habis-habisnya di beberapa negara- dan banyak pengusaha yang memanfaatkan ide bisnis ini.

“Dampak kereta musik” juga diciptakan oleh tren sosial yang lebih besar. Ada banyak permintaan layanan perawatan di rumah untuk orang lanjut usia daripada jasa yang tersedia. Dan tren memperlakukan binatang peliharaan sebagai anggota keluarga juga berlanjut, menciptakan pasar untuk jasa yang terkait dengan hewan peluharaan yang tidak ada sepuluh tahun yang lalu.

Lihat bisnis dan produk serta layanan yang mereka tawarkan dan tentukan jika ada kebutuhan yang lebih terhadap produk atau jasa tersebut. Jika ada, kembangkan ide bisnis untuk memenuhi gap pasar.

Apakah Anda sudah memiliki ide yang meluap-luap sekarang? Tuliskan ide bisnis Anda. Berpikiran terbuka dan terus menilai segala sesuatu yang Anda baca dan dengar dari pandangan pengusaha. Anda tidak ingin menjalankan ide bisnis yang pertama kali Anda pikirkan; Anda ingin menemukan ide terbaik yang sesuai dengan ketrampilan dan hasrat Anda. Mimpikan, pikirkan, rencanakan – dan Anda akan siap mewujudkan ide bisnis kedalam usaha yang Anda inginkan.

***

Sumber: www.about.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com